Berikut 5 rekomendasi dan sinopsis film akhir pekan ini, seperti Wuthering Heights hingga Goat.
Akhir pekan ini, bioskop Indonesia menyajikan lima judul film terbaru dari beragam genre, menawarkan tontonan mulai dari drama obsesif hingga ketegangan horor supranatural yang mencekam.
Daftar film yang direkomendasikan mencakup adaptasi novel klasik, horor artefak kuno, drama keluarga, misteri gangster, serta animasi komedi olahraga yang menarik perhatian.
Salah satu yang paling dinantikan adalah *Wuthering Heights*, sebuah adaptasi baru dari karya ikonik Emily Brontë yang siap menghiasi layar lebar.
Film ini dibintangi oleh Margot Robbie sebagai Catherine Earnshaw dan Jacob Elordi sebagai Heathcliff, pasangan dengan kisah cinta yang tragis.
Alur cerita berpusat pada hubungan yang sangat obsesif dan penuh kehancuran antara kedua tokoh utama tersebut sejak mereka tumbuh bersama.
Mereka berbagi ikatan batin yang sangat kuat di kediaman terpencil bernama Wuthering Heights, melampaui batasan status sosial yang ada.
Konflik muncul ketika Catherine memilih untuk menikahi Edgar Linton (Shazad Latif), seorang pria kaya raya, demi meningkatkan kedudukan sosialnya.
Keputusan Catherine tersebut langsung memicu api dendam yang membara hebat di dalam diri Heathcliff yang merasa dikhianati dan direndahkan.
Bertahun-tahun kemudian, Heathcliff kembali sebagai pria yang sukses dan kaya raya dengan satu tujuan utama, yaitu membalas dendam.
Skema balas dendamnya ditujukan kepada semua orang yang telah meremehkan dirinya dan menghalangi cintanya di masa lalu.
Kisah cinta yang destruktif ini mengeksplorasi tema obsesi, kelas sosial, dan pengkhianatan dalam latar belakang yang dramatis.
Film drama romantis bernuansa gelap ini telah diberi rating D17+, yang berarti hanya direkomendasikan untuk penonton dewasa 17 tahun ke atas.
Bagi penggemar ketegangan, *Whistle* hadir membawa genre horor supranatural yang disutradarai oleh Corin Hardy, terkenal lewat film *The Nun*.
Cerita film ini mengikuti sekelompok siswa SMA yang tanpa sengaja menemukan artefak kuno yang diketahui sangat terkutuk dan mematikan.
Artefak tersebut berupa Peluit Kematian Aztec kuno, sebuah benda bersejarah yang memiliki kekuatan mematikan dan mengerikan.
Mereka segera mengetahui bahwa siapa pun yang meniup peluit tersebut akan memanggil sosok kematian dari masa depan ke masa kini.
Sosok pemburu kematian itu lantas akan memburu para siswa yang terlibat dalam penemuan peluit kuno tersebut hingga mereka semua mati.
Suara peluit yang sangat mengerikan itu menjadi penanda dimulainya rangkaian kejadian mematikan yang hampir mustahil dihindari.
Para siswa harus berpacu dengan waktu yang sempit untuk mengungkap asal-usul kutukan artefak sebelum nyawa mereka habis.
Mereka harus mencari cara untuk memutus rantai kutukan yang terpicu oleh penemuan peluit kuno Aztec tersebut.
Film horor penuh ketegangan ini juga telah mendapatkan rating D17+, sama seperti film adaptasi novel klasik yang tayang bersamanya.
Bioskop juga menampilkan film Indonesia bertema misteri dan aksi, salah satunya berjudul *Jangan Seperti Bapak*.
Film ini berfokus pada karakter Angel, yang diperankan oleh Zee Asadel, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-20.
Hidup Angel berubah total ketika ayahnya, Pablo (Verdi Solaiman), ditemukan tewas dibunuh secara misterius di hari istimewanya.
Didorong oleh keinginan kuat untuk membalas dendam, Angel kemudian memutuskan terjun ke dalam dunia gelap para gangster.
Ia bergabung dengan kelompok kejahatan Red Dragon demi mencari tahu identitas sejati pembunuh ayahnya yang sangat kejam.
Dalam proses penyelidikannya yang penuh risiko, Angel justru mengungkap banyak rahasia kelam masa lalu Pablo yang selama ini disembunyikan.
Masa lalu sang ayah ternyata memiliki kaitan erat dengan dunia gangster tempat Angel kini bernaung dan mencari keadilan.
Angel kemudian dihadapkan pada sebuah pilihan sulit untuk melanjutkan upaya balas dendam atau memutus siklus kelam kekerasan tersebut.
Ia harus menentukan apakah ia akan berakhir sama seperti bapaknya atau memilih jalan yang berbeda sepenuhnya dari jalur gelap itu.
Kisah penuh misteri, aksi, dan dunia gangster ini juga menetapkan rating D17+ bagi para calon penontonnya.
Dari genre yang lebih ringan, ada animasi bertema komedi olahraga berjudul *Goat* yang cocok ditonton oleh seluruh keluarga.
Film ini menceritakan Will Harris, seekor kambing remaja yang memiliki impian besar di dunia olahraga profesional.
Will Harris bermimpi menjadi pemain *roarball* profesional, olahraga yang secara tradisional didominasi oleh hewan predator besar dan kuat.
Setelah video yang menampilkan aksi luar biasanya menjadi viral di media sosial, impian Will mulai menemukan jalannya.
Will mendapat kesempatan emas untuk bergabung dengan tim idolanya, yaitu Vineland Thorns, yang menjadi favorit banyak orang.
Melalui kesempatan ini, Will Harris berusaha membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih meskipun ia sering dipandang sebelah mata.
Kambing muda ini bertekad membuktikan bahwa ia bisa bersaing dalam olahraga yang biasanya tidak ditujukan untuk spesiesnya.
Film animasi *Goat* dipastikan dapat dinikmati oleh semua kalangan usia karena memiliki rating SU atau untuk semua umur.
Pilihan film Indonesia lainnya yang menyentuh adalah drama keluarga yang bercerita tentang kehilangan dan duka mendalam, yaitu *Rumah Tanpa Cahaya*.
Cerita dimulai dengan kehidupan Nurul (Ira Wibowo), seorang ibu yang mengurus rumah tangga bersama suaminya, Qomar (Donny Damara).
Mereka membesarkan kedua putra mereka sambil menjalankan warung *empal gentong* yang menjadi sumber utama penghidupan keluarga.
Warung tersebut sangat ramai dan kehidupan keluarga mereka pada awalnya berjalan penuh kebahagiaan dan kehangatan.
Kebahagiaan tersebut seketika hilang ketika Nurul akhirnya pergi untuk selamanya, meninggalkan Qomar dan anak-anak dalam kesedihan.
Kehilangan sosok ibu dan istri itu menciptakan ruang hampa yang mendalam di tengah keluarga yang ditinggalkan oleh sang mendiang.
Dampaknya juga terasa pada warung *empal gentong* yang dulunya selalu ramai, kini menjadi sepi dan sunyi, kehilangan cahayanya.
Film drama yang menyentuh ini diberi rating R13+, menjadikannya tontonan yang sesuai untuk remaja berusia 13 tahun ke atas.
Lima judul film baru ini memberikan variasi pilihan tontonan yang kaya genre bagi para penikmat film di akhir pekan.
Mulai dari konflik sosial di Inggris era lama hingga perjuangan kambing di arena olahraga yang menantang.
Semuanya siap memadati layar bioskop, memberikan pengalaman sinematik yang beragam bagi penonton domestik.
Pantau terus www.Kabar24.id untuk mendapat info terbaru.

