DP Kredit Rumah Makin Ringan

2341

LTV atau pembiayaan yang ditanggung bank untuk KPR maupun KPA konvensional dinaikkan 10%, sementara untuk syariah sebesar 5%. Artinya, DP KPR konvensional lebih ringan hanya 20% dari sebelumnya 30%, untuk syariah menjadi hanya 15%.

Direktur Departemen Kebijakan Makro Prudential BI Yati Kurniati mengatakan, dengan keluarnya Peraturan Bank Indonesia (PBI), secara otomatis ketentuan ini akan berlaku.

Aturan tersebut tercantum dalam PBI No.17/10/PBI/2015 mengenai Rasio Loan To Value atau Rasio Financing To Value untuk Kredit atau Pembiayaan Properti dan Uang Muka Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

“Mulai 18 Juni 2015 berlaku,” ujarnya saat diskusi bersama media di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Yati menjelaskan, pelonggaran aturan LTV ini untuk mendorong kredit terutama kredit properti. Hal tersebut seiring dengan perlambatan ekonomi yang menekan laju pertumbuhan kredit di tahun ini.

“Ini untuk mendorong kredit terutama kredit properti. Ekonomi kita melambat, dan kredit juga melambat, BI ingin mendorong pertumbuhan kredit tapi tetap dengan prinsip kehati-hatian, jadi kebutuhan supply rumah meningkat, permintaan alat dan bahan-bahan bangunan, jadi kenapa kita longgarkan LTV,” jelas dia.

  • Aturan baru menyebutkan, untuk rumah tipe di atas 70, fasilitas kredit rumah pertama LTV nya menjadi 80%, naik 10%,
  • Rumah kedua ketiga masing-masing naik 10% menjadi 70% dan 60%.
  • Untuk flat apartemen tipe di atas 70, juga naik LTV nya dari 70% menjadi 80%, kedua dan ketiga naik 10% jadi 70% dan 60%.
  • Untuk flat apartemen tipe 22-70, LTV naik dari 80% menjadi 90%, apartemen kedua dan ketiga naik 10% jadi 80% dan 70%.
  • Rumah tinggal tipe sampai dengan 21 tidak ada ketentuan LTV nya baik rumah kesatu, dua, dan tiga.
  • Apartemen tipe sampai dengan 21, yang pertama tidak ada ketentuan LTV, kedua ketiga naik masing-masing 10% dari 70% menjadi 80%, yang ketiga 60% menjadi 70%.
  • KPR ruko dan rukan sama naik 10% dari LTV pertama tidak ada, kedua ketiga masing-masing naik menjadi 80% dan 70%.
  • Untuk yang syariah, rumah tipe di atas 70 dengan pembiayaan akad syariah MMQ dan IMBT, untuk rumah tinggal pertama yang tadinya 80% menjadi 85%, sementara untuk rumah kedua dan ketiga sama-sama naik 5%, jadi 75% dan 65%.
  • Flat dan apartemen tipe di atas 70, fasilitas kredit pertama naik dari 80% menjadi 85%, dan yang kedua dan ketiga naik masing-masing 75% dan 65%.
  • Rumah tinggal tipe 22-70 tidak ada ketentuan LTV untuk rumah pertama, kedua dan ketiga tetap tidak berubah.
  • Rumah tinggal sampai dengan tipe 21 tidak ada ketentuan LTV, flat apartemen tipe sampai dengan 21 juga tetap tidak berubah artinya 80% dan 70%.

Kepemilikan ruko dan rukan tidak ada ketentuan LTV untuk yang pertama, kedua ketiga sama tidak berubah, jadi yang berubah adalah rumah tinggal di atas 70 dan flat tipe di atas 70 dan rumah tinggal tipe 22-70.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here